Tangkapan layar Hengky Kurniawan, Wakil Bupati Bandung Barat saat memaparkan materi mengenai Kepemimpinan pada kegiatan Jendela Publik “Kepemimpinan di Era Globalisasi” Leadership is an Action Not Position yang digelar secara daring pada Minggu, 14 Februari 2021. (Ulfa Nuraeni/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline ­– “Di era globalisasi ini dibutuhkan pemimpin yang mau melayani, berjuang, berkorban, bisa berkerja sama, dan berkolaborasi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di sekitar kita,” ujar Hengky Kurniawan, Wakil Bupati Bandung Barat pada kegiatan jendela publik bertajuk “Kepemimpinan di Era Globalisasi” Leadership is an Action Not Position yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pasundan secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 14 Februari 2021.

Hengky menjelaskan, bahwa pemimpin di era globalisasi ini harus memiliki sikap inklusif, mau mendengar, kemudian tidak baper saat dikritik.

“Pemimpin saat ini harus mempunyai mental dan semangat juang yang kuat karena tantangan ke depan akan semakin berat. Mulai dari informasi yang begitu bebas, adanya radikalisme, dan komunisme. Meskipun komunisme saat ini belum begitu relevan tetapi kita harus tetap berhati-hati,” tambah Hengky.

Selain hal tersebut, Hengky juga menyebutkan pemimpin di era milenial ini harus memiliki sikap inovatif, kreatif, dan mau berkolaborasi atau bergotong royong. Karena, tanpa bergotong royong permasalahan yang ada tidak bisa diselesaikan.

“Tiga hal tersebut bisa menjadi kunci sukses dan pedoman dalam menangani permasalahan-permasalahan yang terjadi. Terutama masalah ketimpangan sosial dampak dari pandemi. Maka dibutuhkan pemimpin yang mau merangkul dan bergotong royong,” ujar Hengky.

Kekuatan yang paling utama adalah kekuatan kebersamaan, gotong royong, dan saling bahu-membahu. Dan yang paling penting adalah pemimpin yang bisa memberikan motivasi kepada anggotanya.

“Di era milenial ini dibutuhkan pemimpin yang bisa memotivasi anggotanya, sehingga muncullah hal-hal yang positif,” pungkas Hengky.

 

ULFA NURAENI
Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

4 thoughts on “Milenial Sebagai Pemimpin Era Globalisasi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *