
Hari Satu
Senja menutup hari sekali lagi
Tanggung jawab telah menghajarmu
Kesekian kalinya
Berulang tanpa ampun
Siapa sudah lelah?
Benarkah, dirimu yang menyerah?
Malam menyongsong tak lama kemudian
Dingin dan memberi ketenangan
Diafragma naik turun teratur
Mata terpejam
Kau mengumpulkan energi lagi
Lagi-lagi hanya untuk bertahan hidup
Hari Dua
Fajar menyingsing dunia baru
Tangki energi sudah terisi
Saatnya pikiran kembali berputar
Tanpa tahu kapan harus berhenti
Tanpa bisa mengira-ngira
Bisakah membeku saja?
Angan mulai melayang jauh
Tentang takdir
Tentang napas
Tentang ritme hidup
Puing-puing emosi
Ribuan masalah di pundakmu
Helaan lelah pada penghujung hari
Kau mulai termenung
Apa yang dicari?
Hari Tiga – SELAMANYA
Senja dan Fajar selalu saja silih berganti
Hingga tak dapat kau bedakan lagi
Manis bahagia, kah?
Ataukah sengsara hati yang selimutimu?
Diri tak lagi miliki cahaya – raganya, rasanya, jiwanya
Semua yang kau katakan pada kosmos
Hanya tipu semata, bukan?
Tapi, kau jalani saja hidup ini
Barangkali selamanya akan segera berakhir
LILYRUNA
