
Kampusiana, Jumpaonline — Universitas Pasundan (Unpas) resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 melalui Sidang Terbuka Senat di Sasana Budaya Ganesha. Dalam pembukaan tersebut, 3.836 mahasiswa baru jenjang sarjana S-1–dari total keseluruhan 4.588 mahasiswa baru tahun ini didorong untuk mengembangkan kompetensi dan menciptakan lapangan kerja di tengah perubahan dunia kerja pada era digital.
Rektor Unpas, Azhar Affandi, menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada tantangan era digital yang dinamis. Menjawab persoalan tersebut, Azhar menegaskan bahwa pihak kampus langsung menyiapkan langkah konkret melalui pembaruan kurikulum dan rencana pembangunan program vokasi. Langkah strategis berupa reformasi pembelajaran tersebut diarahkan agar setiap program studi memiliki spesifikasi khusus pada pemasaran digital dan penguasaan teknologi informasi guna meningkatkan daya saing lulusan.
”Kurikulum ini harus diperbarui ke arah reformasi pembelajaran dengan mengarahkan setiap program studi pada penguasaan teknologi informasi,” ujar Azhar usai pembukaan acara.
Langkah preventif kampus dalam menekan angka pengangguran tersebut turut didukung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yulianto, saat menyampaikan orasi ilmiah. Ia mengingatkan bahwa penguasaan kompetensi dasar serta pemanfaatan teknologi secara bijak menjadi kunci utama agar lulusan mampu bersaing di pasar kerja yang kian kompetitif.
”Teknologi harus dijadikan alat bantu, sebab penguasaan dasar keilmuan itulah yang tidak bisa digantikan oleh mesin di dunia kerja,” tegas Brian di hadapan para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Kegiatan, Bambang Heru Purwanto, menegaskan bahwa PKKMB menjadi momentum awal pembekalan mental agar mahasiswa tidak lagi bergantung sebagai pencari kerja. Melalui penanaman visi-misi kampus, para lulusan diharapkan dapat mengasah kesiapan diri untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang dinamis.
”Harapannya mahasiswa bisa lulus tepat waktu serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” tegas Bambang.
FAISAL DWI RAHARJA
Editor: NIPA RIANTI NUR RIZKI DEWI
