Potret gabungan elemen mahasiswa gelar aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat, pada Senin, 11 April 2022. (Monica Devinor/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline Poros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB) berkumpul di depan gedung DPRD Jawa Barat pada Senin, 11 April 2022 yang dilatarbelakangi oleh keresahan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang cenderung tidak memihak rakyat. Aksi ini terbagi di dua tempat, yaitu di Gedung Sate dan gedung DPRD Jawa Barat, dipelopori oleh Mahasiswa Jabar Bersatu. Gugatan yang dilayangkan di kedua titik aksi ini sesuai dengan konsolidasi yang telah dilakukan pada Minggu, 10 April 2022 terkait enam tuntutan rakyat.

Muhammad Evan Herdinsyah, Koordinator lapangan aksi mengatakan bahwa yang menjadi fokus utama dalam aksi ini adalah gugatan poin nomor dua dan poin nomor tiga.

“Aksi ini lebih mengutamakan gugatan pertama, yaitu hilangnya subsidi bahan bakar kendaraan dan langkanya ketersediaan pertalite di banyak daerah. Kedua, perihal kaji ulang kebijakan pendirian Ibu Kota Negara. Itu yang kita fokuskan,“ ucap Evan.

Evan menambahkan, bahwasanya ini merupakan aksi berkala yang akan berlanjut hingga bulan September dengan melayangkan gugatan yang sama jika aspirasi ini tidak didengar, aksi hari ini sekaligus untuk melihat gelombang massa aksi dan bernegosiasi dengan Ketua DPRD.

“Aksi ini untuk melihat gelombang massa aksi dan bernegosisasi dengan ketua DPRD. Jika tidak ada respon dari pemerintah maka aksi ini akan terus berlanjut,” jelas Evan.

Jajang Rohana, anggota  Komisi IV DPRD Jawa Barat, memberi apresiasi terhadap massa aksi ini dan meminta mahasiswa  merekatkan barisan guna menyampaikan aspirasi rakyat dan pemerintah daerah yang akan menyampaikan tuntutan hari ini ke pemerintah pusat.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran para massa aksi, maka terus eratkan barisan untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Pemerintah  akan menyampaikan kembali aspirasi ini kepada DPR RI,” pungkas Jajang.

 

Widiana Agustin & Ashilla Najwa

Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.