Potret kegiatan Gerakan Mengajar Desa Nusantara di Desa Bangbayang, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka, Jawa Barat pada Rabu, 26 Januari 2022. (Arianti Yulia R/JUMPAONLINE)

 Nasional, Jumpaonline – Gerakan Mengajar Desa Nusantara merupakan sebuah gerakan sosial di bidang pendidikan yang sudah tersebar hampir diseluruh kota di Indonesia. Salah satunya ada di Desa Bangbayang, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka sejak Juli 2020.

Dhelia, mahasiswi UIN Prof.K.H Saifuddin Zuhri jurusan Sejarah Peradaban Islam 2021 yang merupakan salah satu tutor, memberitahukan bahwa terbentuknya Gerakan Mengajar Desa Nusantara di Majalengka karena adanya keresahan masyarakat terhadap pendidikan pada saat pemberlakuan pembelajaran jarak jauh. Faktor lainnya seperti anak-anak desa yang tidak bisa bersekolah karena kendala ekonomi. 

“Terbentuknya Gerakan Mengajar Desa Nusantara ini supaya dapat mengatasi keresahan masyarakat terhadap pendidikan saat pemberlakuan pembelajaran jarak jauh. Selain itu khawatir kepada anak-anak desa yang tidak bisa bersekolah karena terhambat oleh keuangan,” ucap Dhelia.

Dhelia menambahkan, gerakan tersebut memiliki tutor inspiratif yang terdiri dari anak SMA dan mahasiswa. Tujuan dari gerakan tersebut untuk memberi motivasi belajar pada anak-anak desa, dan menunjukan bahwa pendidikan itu penting terlepas dari gelarnya apa. Meskipun begitu, kegiatan tersebut tidak menggantikan peran guru di sekolah, tetapi menjadi teman cerita bagi anak-anak desa. Pihak desa pun mendukung penuh atas kegiatan yang akan diselenggarakan.

“Kita tidak menggantikan guru, tetapi menjadi teman cerita bagi mereka. Alhamdulillah, juga pihak desa selalu mendukung penuh atas kegiatan kami. Jadi apapun yang kami butuhkan disediakan, salah satunya rumah untuk menginap,” ujar Dhelia saat di wawancara secara langsung.

Dhelia menjelaskan, untuk rangkaian kegiatannya yaitu membuat acara per hari dengan beberapa pembelajaran materi umum sekolah, ditambah games untuk para siswa. Lalu, pada sore harinya, terjun ke masyarakat seperti membantu usaha mikro kecil menengah dan juga Gerakan Mengajar Desa mengaji bersama anak-anak.

“Untuk kegiatannya yaitu membuat acara per hari dengan beberapa pembelajaran materi umum sekolah, kemudian games, setelah itu pada sore harinya terjun ke masyarakat membantu usaha mikro kecil menengah serta Gerakan Mengajar Desa mengaji bersama anak-anak,” jelasnya.

Asti, murid SDN Bangbayang 1 berkata bahwa, ia senang atas kehadiran tutor inspiratif dan mengharapkan kegiatannya bisa lebih lama.

“Aku senang sekali, ada kakak-kakak disini yang menjadi teman cerita, dan berharap waktu nya bisa lebih lama lagi ada di sini,” ungkap Asti.

 

ARIANTI YULIA R
Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.