Sumber: Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMA-KS)
Sumber: Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMA-KS)
Sumber: Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMA-KS)

Kampusiana-Jumpaonline- Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMA-KS) Universitas Pasundan (Unpas) melaksanakan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada Kamis, 27 Januari 2022. Program ini diselenggarakan sekali dalam sepekan yaitu di hari Kamis dengan menyasar pelaku UMKM di sekitar kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpas. Program pemberdayaan UMKM telah memasuki pekan kedua dalam pelaksanaannya.

Aldi Noor Chalik, ketua pelaksana mengungkapkan, program pemberdayaan UMKM dilatarbelakangi oleh tujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam melakukan promosi di media sosial. Pelaku UMKM bersama HIMA-KS akan melakukan pembuatan konten promosi yang nantinya akan diunggah di platform media sosial Instagram dan TikTok. Promosi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM pasca menurunnya volume penjualan di masa pandemi.

“Meskipun keadaan sekarang relatif stabil, pelaku UMKM masih banyak yang terseok-seok karena efek pandemi dan terjadi penurunan omzet penjualan. Setidaknya, kami berharap dapat membantu para pelaku UMKM yang kesulitan melakukan penjualan sebab produknya belum terlalu dikenal,” ujarnya ketika dihubungi via WhatsApp pada Kamis, 27 Januari 2022.

Adapun, HIMA-KS tidak menetapkan kriteria khusus terhadap UMKM yang terpilih untuk dipromosikan. Aldi Noor menuturkan, kriteria pemilihan UMKM hanya didasarkan pada dua aspek yaitu aspek lokasi yang ada sekitar kampus dan aspek popularitas UMKM yang akan dipromosikan. Sebelumnya, HIMA-KS akan melakukan survei mendalam terhadap calon UMKM yang menjadi sasaran program.

“Kami tidak memiliki kriteria khusus yah. Intinya, UMKM tersebut harus belum terlalu dikenal banyak orang. Enak tapi tidak terkenal. Istilahnya semacam hidden games,” tambahnya.

Y, pemilik usaha nasi goreng sekitar kampus FISIP merespons baik pelaksanaan program pemberdayaan UMKM. Sejak kota Bandung menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Y mengakui terdapat penurunan hasil penjualan.

“Betul, saya mengalami penurunan pendapatan karena pandemi. Senang sekali dengan adanya kegiatan promosi yang dilakukan oleh HIMA ini. Semoga program ini dapat mengembalikan pendapatan seperti semula,” pungkasnya.

 

RIZKY RAHMALITA

Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.