Potret Kantin Ibu Nunung. Jalan Melong Kidul No. 32 Bandung pada Selasa, 25 Januari 2022. (Arianti Yulia R/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Kantin Ibu Nunung merupakan salah satu kantin yang berada di Jalan Melong Kidul No. 32, Bandung. Kantin ini sangat terkenal di lingkungan mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas). Meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, Unpas sudah mulai memberlakukan sistem Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) sejak Oktober 2021, untuk mahasiwa semester akhir yang melaksanakan sidang. Tidak hanya itu, organisasi kampus pun sudah mulai diizinkan untuk melakukan aktifitas di lingkungan kampus.

Nunung, pemilik kantin menyampaikan, bahwa semenjak pandemi dan mulai diberlakukannya sistem PTMT, setiap harinya kantin selalu ramai dikunjungi oleh mahasiswa.

Alhamdulillah, saat ini meskipun pandemi kantin selalu ramai pengunjung, terutama mahasiswa Unpas yang selalu makan di sini saat pada pagi maupun siang hari,” kata Nunung.

Nunung menambahkan, meski kantin sudah ramai kembali saat pandemi ia tetap memberlakukan protokol Kesehatan di kantin nya. Ia juga menegaskan bahwa para karyawan yang bekerja sudah melaksakan vaksin agar mengantisipasi terjadinya penularan virus Covid-19 terhadap pelanggannya.

“Ibu selaku pemilik kantin bertanggung jawab kepada karyawan maupun pengunjung. Karyawan alhamdulillah sudah melaksanakan vaksin serta menyediakan tempat untuk mencuci tangan dan juga hand sanitizer,” ungkap Nunung.

Wega, mahasiswi Unpas jurusan Ilmu Komunikasi 2021 mengungkapkan, semenjak berjalannya kegiatan keorganisasian yang mengharuskan ia untuk melaksanakan aktifitas di lingkungan kampus, ia selalu menyempatkan untuk makan di kantin ibu Nunung.

“Aku setelah ada kegiatan di kampus kalau mau makan, ya di Kantin Ibu Nunung. Karena harga nya terjangkau bagi mahasiswa, menu nya tersedia banyak dan lengkap,” ujar Wega.

Sama halnya dengan Diva, mahasiswi jurusan Hubungan Internasional 2021 yang merupakan anak kosan. Ia mengatakan, dikala lapar dan kondisi uang sakunya menipis, ia selalu membeli makanan di kantin ibu Nunung.

“Kalau aku sendiri selaku anak kosan, ketika lapar atau uang saku sedang menipis selalu ke kantin ibu Nunung, selain harganya murah, juga ada menu ayam geprek yang rasanya berbeda dari yang lain,” pungkas Diva.

 

ARIANTI YULIA R
Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.