Kendaraan terjebak macet ketika melintasi proyek pembangunan flyover Cibaduyut-Kopo pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Wina Nur Fadilah/JUMPAONLINE)
Kendaraan terjebak macet ketika melintasi proyek pembangunan flyover Cibaduyut-Kopo pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Wina Nur Fadilah/JUMPAONLINE)
Kendaraan terjebak macet ketika melintasi proyek pembangunan flyover Cibaduyut-Kopo pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Wina Nur Fadilah/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Proyek pembangunan flyover di kawasan Cibaduyut-Kopo yang tak kunjung selesai, memunculkan dua masalah, yaitu kemacetan dan pelanggaran lalu lintas yang hampir terjadi setiap hari, bahkan pada hari Sabtu, 22 Januari 2022. Kurangnya kesadaraan pengendara terhadap peraturan lalu lintas menjadi penyebabnya.

Syifa, warga Kopo mengatakan, lalu lintas memang sudah sering padat. Sejak adanya proyek pembangunan tersebut, kemacetan pun menjadi lebih sering terjadi dari biasanya, terutama di daerah perempatan Cibaduyut Lama ke Caringin.

“Kemacetan semakin parah, apalagi ditambah ada proyek flyover ini. Macet paling parah terjadi di perempatan, saat jam pulang-pergi sekolah dan terutama di sore hari saat orang pulang beraktivitas,” kata Syifa.

Aldi, pengendara motor mengatakan, selain karena pembangunan flyover, bertambahnya kemacetan di Kopo juga disebabkan oleh pengendara yang kerap melanggar jalur satu arah dan tidak adanya petugas yang menertibakan.

“Banyak pengendara yang kurang kesadarannya, sering kali melanggar jalur satu arah dari Cibaduyut Lama ke Kopo. Petugas di perempatan Cibaduyut Lama ke Caringin juga tidak ada untuk menertibkan, jadi sepanjang hari sudah pasti ada saja yang melanggar,” kata Aldi

Aldi juga menambahkan, ia bingung harus lapor ke mana, agar para pelanggar bisa ditindak secara tegas dan dicarikan solusi permanen untuk perihal tersebut.

“Dari dulu daerah perempatan kopo itu rutin setiap hari macet terus, saya bingung harus lapor ke mana, supaya ada solusi buat para pelanggar. Bagusnya ada petugas di daerah situ, agar mereka bisa didenda, jadi pada kapok. Semoga saja dengan adanya flyover nanti bisa mengatasi kemacetan,” kata Aldi

Yusuf, salah satu pekerja dari proyek flyover mengatakan, pembangunan ini telah dibangun sejak bulan November 2020 dan diperkirakan akan rampung pada tahun 2022.

“Pembangunan flyover ini dimulai pada hari Jumat, 13 November 2020 dan mudah-mudahan saja akhir tahun 2022 sudah rampung, dan bisa segera digunakan,” ujar Yusuf.

 

WINA NUR FADILAH

Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.