Potret Deden Ramdan, Ketua Panitia (kiri) dan Dhiva Prastian, peserta vaksinasi (kanan) usai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama, di Kampus V, Jalan Sumatera No.41, Bandung, Kamis, 5 Agustus 2021. (Fadilah Ramdhani F/JUMPAONLINE)
 

Kampusiana, Jumpaonline – Dalam rangka kepedulian kepada mahasiswa dan masyarakat umum, Universitas Pasundan (Unpas) melangsungkan ”Pekan Vaksinasi Covid-19 bagi Keluarga Besar Unpas, Mahasiswa dan Umum” pada Kamis, 5 Agustus 2021 di Kampus V, Jalan Sumatera No. 41, Bandung. Program ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, dengan pelaksanaan vaksinasi pertama yang dilanjutkan dengan perencanaan dosis kedua vaksinasi.

Deden Ramdan, Warek III Unpas selaku Ketua Panitia mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan kepedulian Unpas atas situasi saat ini. Dengan jumlah peserta sebanyak 3.520 orang, agenda ini dihelat selama tiga hari dari Kamis – Sabtu, 5 – 7 Agustus 2021.

“Untuk hari pertama kita targetkan 1.000 peserta, hari kedua 1.150, sisanya di hari ketiga dan tentu dengan protokol kesehatan,” ujarnya

Sementara itu, untuk vaksin dosis kedua akan dilaksanakan bulan depan. Deden menambahkan, untuk vaksin dosis pertama yang belum sempat mendaftar di Unpas, nanti Perguruan Tinggi lain dibawah Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan (YPT Pasundan) akan membuka kembali vaksinasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

“Untuk dosis kedua, tinggal membawa kartu vaksin dosis pertama nanti dihubungi via WhatsApp dan dilaksanakan awal bulan September. Untuk yang belum sempat daftar, nanti bisa daftar ke STKIP Pasundan dan STIE Pasundan,” jelas Deden.

Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi ini akan digelar hari Rabu, 4 Agustus 2021 bertempat di Kampus IV, Jl. Setiabudi No. 193, Bandung. Namun, mengalami pengunduran dan pemindahan lokasi lantaran vaksin yang diberikan Dinkes Kota Bandung hanya untuk warga ber-KTP Kota Bandung. Deden menyampaikan alasan mengapa hal tersebut terjadi, pertama dari pihak pemberi kuota vaksin yang meminta khusus masyarakat ber-KTP Kota Bandung. Kedua, lokasi yang terlalu jauh. 

“Pertama, kita berunding sama Dinkes, kebetulan kuota nya kurang, terus ke Polrestabes dan Alhamdulillah-nya ada dan boleh untuk masyarakat umum. Kedua, di Setiabudi dari segi jarak kurang strategis, sesuai arahan pimpinan diputuskan ini (Kampus V) yang paling strategis,” tuturnya.

 

 

FADILAH RAMDHANI FAZRIN

Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.