PhotoGrid_1432110279176

Teater Baraya mengadakan pertunjukan drama yang berjudul’Teater Untuk Koruptor’. Pertunjukan ini diselenggarakan di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung pada Selasa 19 Mei 2015. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyikapi korupsi di Indonesia yang kian hari semakin meningkat.
“Kami mengadakan pertunjukan ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa korupsi itu ada, nyata dan harus dilawan. Saya percaya korupsi itu sudah ada dari zaman Majapahit dan ada sampai sekarang. Korupsi tidak bisa dianggap sepele,” ujar Yasa Aulia Natasha, ketua pelaksana ‘Teater Untuk Koruptor’.
Dalam acara ‘Teater Untuk Koruptor’ terdapat dua pertunjukan, berjudul ‘Keadilan’ dan ‘Suap’. ‘Keadilan’ mengambil setting di penjara, menceritakan tentang ketimpangan dalam pemberian hukuman. Tahanan korupsi mendapat hukuman lebih ringan dan mendapat berbagai fasilitas mewah seperti tv dan wifi sedangkan pencuri ayam dan sendal dihukum lebih lama. Naskah dibuat dan disutradarai oleh  Iqbal Falah.
Penampilan kedua menceritakan tentang juri lomba melukis yang disuap. Juri tersebut mengalami perang batin, apakah harus menerima uang suap itu atau tidak. Dari pertunjukan ini mereka menyampaikan bahwa tindakan korupsi pasti terjadi disegala kalangan. Cerita ‘Suap’ merupakan saduran bebas Roby Aji dari cerpen karya Putu Wijaya.
Selain pertunjukan teater, acara ini menampilkan pameran poster, yang bertema korupsi dan dibuat langsung oleh siswa-siswa SMP Negeri 6 Cimahi. Terdapat juga pohon harapan yang ditulis langsung oleh para hadirin yang datang.
Pesan yang ingin disampikan pertunjukan ini adalah supaya kita tidak melakukan korupsi dan kita harus melawannya . Hal senada dikatakan oleh Tedi Septiadi salah seorang penonton yang merupakan mahasiswa Institut Seni Budya Indonesia.
“Acara ini bagus karena mengangkat isu yang sedang hangat, selain menampilkan pementasan mereka memberikan sosialisasi tentang korupsi. Semoga dengan diadakan acara ini generasi muda tidak akan melakukan kejahatan yang bernama korupsi,” ujarnya kepada jumpaonline.

Egi Budiana

2 thoughts on “Melawan Korupsi dengan Seni Pertunjukan”
  1. does 7/11 sell female viagra com 20 E2 AD 90 20Naturalna 20Viagra 20 20Pfizer 20Viagra 20Storia pfizer viagra storia International Cricket Council general manager Geoff Allardice is to meet England and Australia players in Durham in the build up to the fourth Test, which starts on Friday, to address wider concerns over the use of the decision review system

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *