Wakil Dekan III, Aziz Lukman Praja menegur mahasiswa yang keluar dari ruangan saat keputusan disampaikan karena Aziz menilai mahasiswa tak memiliki etika. (Nabila Ghina Fadhila/JUMPAONLINE)
Wakil Dekan III, Aziz Lukman Praja menegur mahasiswa yang keluar dari ruangan saat keputusan disampaikan karena Aziz menilai mahasiswa tak memiliki etika. (Nabila Ghina Fadhila/JUMPAONLINE)

Tamansari, Jumpaonline – Wakil Dekan III FKIP, Aziz Lukman Praja sempat emosi pada saat dialog mahasiswa FKIP berlangsung. Aziz emosi karena sebagian peserta dialog walkout setelah mendengar keputusan Dekan FKIP, Dadang Mulyana.

“Kalian (mahasiswa –red) tidak konsisten. Kami sudah memberi keputusan, namun kalian bertindak seenaknya,” ucap Aziz di sela dialog pada Kamis, 19 Juni 2014.

Keputusan tersebut adalah mengenai penundaaan keputusan empat tuntutan yang diajukan mahasiswa terhadap dekanat FKIP. Dadang meminta kesediaan mahasiswa untuk diberikan waktu selambat-lambatnya dua minggu.

Penundaan keputusan itu dikarenakan pihak fakultas memiliki program kerja rekreasi ke Pulau Seribu pada Rabu, 25 Juni 2014 mendatang. Selain itu pihak fakultas juga harus meninjau kembali tuntutan mahasiswa bersama lembaga kemahasiswaan. Kemudian hasil peninjauan itu akan disampaikan kepada rektor.

Dadang menilai aksi walkout yang dilakukan mahasiswa tersebut masih terbilang wajar. Menurutnya, mahasiswa memang sedang ada pada masa di mana mereka sulit untuk mengendalikan emosinya. Meskipun tindakan tersebut melanggar etika, namun Dadang masih memakluminya.

NABILA GHINA FADHILA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *