Walhi: Jangan Pilih Caleg Perusak Pohon!

 

Salah satu atribut partai politik yang dipasang di pohon saat masa kampanye Pemilihan Umum 2014. (Agung Gunawan Sutrisna/JUMPAONLINE)

Salah satu atribut partai politik yang dipasang di pohon saat masa kampanye Pemilihan Umum 2014. (Agung Gunawan Sutrisna/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) yang telah berlangsung beberapa hari meninggalkan dampak negatif bagi lingkungan. Organisasi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat (Jabar) menyesalkan, maraknya atribut kampanye partai politik berbentuk poster, spanduk, dll yang dipaku di pepohonan. Selain merusak pohon, hal itu pun berdampak pada buruknya estetika.

Dwi Saung, Bagian Advokasi Walhi Jabar mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, untuk menertibkan atribut kampanye yang dipasang di sembarang tempat. Atribut yang dipasang di pohon sebagian telah dicopot, lanjut Dwi

“Kami sudah copot atribut yang dipaku di pohon. Kita juga dibantu oleh Pemkot Bandung,” katanya kepada Jumpaonline saat ditemui di Bandung, Sabtu, 22 Maret 2014.

Dwi menambahkan, adapun calon legislatif bersangkutan tidak bisa ditindak secara langsung. Pasalnya, tim kampanye dari partai politik bersangkutan menyuruh pihak lain untuk memasang atribut kampanyenya.

“Yang pasang atributnya kan bukan si caleg, tapi dia nyuruh orang lagi,” kata Dwi.

Saat disinggung calon pemimpin nanti setelah Pemilu, Walhi menginginkan sosok yang bisa bekerjasama. Selain itu, mesti bisa menjaga lingkungan dan menambah ruang terbuka hijau.

Pengennya sih nanti pemimpinnya yang pro lingkungan. Jangan pilih caleg yang merusak pohon dan tidak pro lingkungan,” tegas Dwi.

AGUNG GUNAWAN SUTRISNA

No Responses

Tinggalkan Balasan