Melampaui Peradaban

sokkritis.com

sokkritis.com

Sebuah kota tampak megah dan berjaya

Penuh dihuni manusia

Cerdik berlogika bahkan gagah

Namun ada kejanggalan yang nyata

 

Di sana,

Suara bising berdesing mesin-mesin kontraktor

Meneror gubuk-gubuk pemukiman

Milik si miskin yang diacuhkan

 

Sedang penguasa

Di dalam gedung lembaga

Saling sikut berebut kuasa

Demi harta dan bahagianya

 

Di pedalaman rimba raya

Tampak anggun penuh flora dan fauna

Berisi orang-orang suku yang penuh budaya

Yang menjadikan alam sebagai leluhurnya

 

Namun kini

Kebebasannya terusik tuan tanah dan menjadi pesakitan dalam gema

Sebab tanahnya dikeruk tak terhingga

Oleh sekumpulan manusia kota pemuja profit dan berhala-berhala

 

Di kaki-kaki gunung

Orang-orang desa melolong

Teriak minta tolong

 

Sebab tanah dan tempat mata pencahariannya

Dihantui aktivitas pabrik semen

Yang mengacaukan polusi

Untuk proses panen padi

 

Ohhh dunia yang dibina kini

Adalah dunia kontradiksi

Yang sengaja dicipta para penguasa

Penyembah berhala juga kuasa

 

Suram, lagi padam nasib induk dunia

Melayang pada poros telaga

Siklus-siklus fana

Yang mengatur jalannya peradaban

 

Gila kalian wahai semua penguasa

Yang sibuk memperindah dan mengubah dunia

Duka, balada, sungkawa

Hanya itu isinya dunia

Tak ada bahagia juga cinta

ALICIA

Mahasiswa Unpas Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia 2016

 

/

No Responses

Tinggalkan Balasan