Nadiem Harapkan Mahasiswa Beri Solusi Atas Permasalahan Masyarakat

Tangkapan layar Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), saat menyampaikan amanat kepada Mahasiswa Baru 2020. Pesan-pesan Mendikbud dalam rekaman video tersebut diputar pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Pasundan yang digelar Kamis, 1 Oktober 2020 di Trans Luxury Hotel Bandung.

Bandung, Jumpaonline“Paradigma pendidikan seharusnya berpulang pada kemerdekaan dan kemandirian pelaku pelajar untuk mendapat nilai dan tujuan hidup seutuhnya,” kutipan Ki Hadjar Dewantara tersebut disampaikan Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melalui rekaman video yang diputar pada helatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pasundan (Unpas). PKKMB Unpas kali ini digelar pada Kamis, 1 Oktober 2020 di Trans Luxury Hotel Bandung dengan sistem semi-daring, di mana peserta yang hadir hanya perwakilan masing-masing fakultas.

Menurut Nadiem, perguruan tinggi didorong untuk lebih adaptif melakukan tranformasi kurikulum sesuai kebutuhan nasional dan global. Namun, ia pun menambahkan, hal tersebut juga perlu disesuaikan dengan karakteristik generasi mahasiswa Indonesia.

“Hal tersebut mendasari transformasi kebijakan Kemendikbud dalam Merdeka Belajar yang memerdekakan unit pendidikan,” ucap Nadiem dalam rekaman video tersebut.

Ia mencontohkan, di masa lalu mahasiswa tidak memiliki fleksibilitas dalam belajar. Semua aktivitas belajar dimaknai secara klasikal sehingga kegiatan di luar ruang perkuliahan tidak diakui sebagai bagian dari pembelajaran. Sekaitan dengan hal tersebut, Nadiem menjelaskan, berbagai kegiatan di luar kampus diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa untuk memberikan solusi atas permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat.

Kampus Merdeka, yang digaungkan Kemendikbud di bawah kepemimpinannya, menurut Nadiem mendorong mahasiswa untuk terus belajar sepanjang hayatnya, menggali bakat sesuai minat, dan meningkatkan kompetensi di era baru pendidikan. Untuk itu, tambah Nadiem, mahasiswa diharapkan menjadi penggerak perubahan bagi bangsa.

“Ubah paradigma belajar di perguruan tinggi menjadi kuliah untuk belajar. Belajar bagaimana bisa berkarya dan bekerja di berbagai bidang, bukan hanya sekadar kuliah untuk bekerja,” pungkasnya.

 

ANGGA PERMANA SAPUTRA

No Responses

Tinggalkan Balasan