Teatrikal Anak Jalanan Meriahkan Debat Partai FISIP

Aksi Teatrikal anak jalanan disertai orasi oleh Priston Sagala, Selasa, 13 Mei 2014.(SASTIKA DEWI KABALMAY/Jumpaonline)

Aksi Teatrikal anak jalanan disertai orasi oleh Priston Sagala, Selasa, 13 Mei 2014.(SASTIKA DEWI KABALMAY/Jumpaonline)

Lengkong, Jumpaonline – Sepuluh anak jalanan yang tergabung dalam Komunitas Kelompok Perempuan Mandiri (KPM) Dewi Sartika meriahkan Debat Partai FISIP Unpas. Di tengah debat, anak jalanan melakukan aksi teatrikal. Teatrikal tersebut diawali orasi oleh Priston Sagala, salah satu pembimbing komunitas.

“Kami hadir di sini agar mahasiswa Unpas menjadi pemimpin yang baik. Mahasiswa adalah penentu masa depan bangsa,” ujarnya saat berorasi.

Tidak hanya orasi, aksi teatrikal diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Darah Juang, dan Negeri Ngeri. Lagu Darah Juang diselingi dengan sebuah puisi. Menurut Rani Taryani, Sekretaris KPM Dewi Sartika, teatrikal adalah ungkapan hati anak jalanan yang sering dipandang sebelah mata.

“Kepedihan mereka hidup di jalanan, miris kalau lihat mereka,” ucapnya kepada Jumpaonline pada Selasa, 13 Mei 2014.

Lebih lanjut Rani menuturkan, kehadiran anak jalanan diharapkan dapat memotivasi mahasiswa agar menjadi pemimpin yang baik.

“Anak jalanan sering diabaikan, dengan ini mahasiswa tidak apatis akan politik dan anak jalanan,” katanya di pelataran parkir basement, Unpas Lengkong.

Debat Partai ini ditonton oleh hampir seluruh mahasiswa FISIP. Ketua KPUM, Daniel Russell Enander mengatakan, ia mengundang anak jalanan demi menimbulkan kesadaran sosial mahasiswa.

“Teatrikal ini adalah wujud nyata, agar mahasiswa lebih peduli terhadap orang tertindas seperti anak jalanan,” ucap mahasiswa Hubungan Internasional itu.

SASTIKA DEWI KABALMAY

No Responses

Tinggalkan Balasan