HMBSI Unpas Gelar Kegiatan Bakti Sosial Ke Rumah Baca Lentera

Panitia baksos sedang memindahkan buku dari rumah warga ke tempat pos kamling pada Minggu, 24 September 2017 di gang Sugema, Jalan terusan Buah Batu, Bandung. Pos kamling tersebut dipakai untuk perpustakaan komunitas Rumah Lentera. Sebelumnya pos itu tidak bisa dipakai karena suatu masalah. (Rahayu Fusfita Sari / JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Himpunan Mahasiswa Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (HMBSI) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos). Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Lentera yang berlokasi di Kp. Cipagalo, RT 07, RW 06, Kel. Kujang Sari, Kec. Bandung Kidul, Bandung, pada Minggu, 24 September 2017. Acara ini merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan dalam setiap periode kepengurusan.

“Kami memilih Rumah Lentera karena mereka fokus dalam hal pendidikan anak-anak,” ucap Fahmi Munsy selaku Sekretaris Pelaksana.

Rangkaian acara ini berupa workshop, penampilan seni dan kerja bakti yang diikuti oleh anak-anak komunitas Rumah Lentera. Para peserta, yang rata-rata berusia 4 s.d 14 tahun, dilatih untuk membuat puisi, membaca puisi dan membaca cerita fabel di salah satu rumah warga.

“Kami memilih rangkaian seperti ini karena hal tersebut adalah langkah awal dalam peningkatan minat baca dikalangan anak kecil,” ucap Ketua Pelaksana, Endhis.

Kegiatan ini tidak hanya berlangsung di dalam rumah, tapi di luar rumah pun dilakukan. Seperti, kerja bakti untuk membersihkan dan men-cat ulang pos ronda yang hampir tidak terawat. Pos tersebut sebelumnya adalah tempat aktivitas komunitas Rumah Lentera.

“Dengan dibantu pemuda setempat, kami men-cat ulang pos itu,” ujar Endhis.

Rizki, salah satu peserta yang masih duduk di kelas 3 SD, merasa senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini jarang diselenggarakan. Dia senag ketika mendapatkan bingkisan dari panitia setelah membacakan cerita fabel.

Prima Arif, selaku perintis Rumah Lentera sangat berterimakasih dengan diadakannya baksos tersebut. Kegiatan ini adalah salah satu pemicu anak-anak agar bisa berkegiatan positif dan termotivasi untuk mencapai cita-citanya. Pun, mahasiswa untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Anak-anak lebih termotivasi dan engga takut lagi untuk bermimpi apa yang mereka mau,” ucap Prima ketika diwawancarai oleh tim jumpaonline.

MUHAMMAD FAUZI MUBARAK

No Responses

Tinggalkan Balasan