Hadiri Wisuda Unpas, Ridwan Kamil Beri Pesan kepada Pemuda

Wali kota Bandung, Ridwan Kamil memberikan sambutan di Sidang Terbuka Wisuda Gelombang III Universitas Pasundan Tahun Akademik 2016-2017 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Bandung, pada Sabtu, 15 Juli 2017. (Durrotul Istiqomah Mardhiyyah / JUMPAONLINE)

Wali kota Bandung, Ridwan Kamil memberikan sambutan di Sidang Terbuka Wisuda Gelombang III Universitas Pasundan Tahun Akademik 2016-2017 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Bandung, pada Sabtu, 15 Juli 2017. (Durrotul Istiqomah Mardhiyyah / JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Universitas Pasundan (Unpas) kembali menggelar Sidang Terbuka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2016-2017. Sidang terbuka ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 Juli 2017 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga). Wali kota Bandung Ridwan Kamil hadir dalam prosesi wisuda ini untuk memberi sambutan.

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengatakan bahwa Indonesia berpeluang menjadi negara terbaik ketiga di dunia pada tahun 2045 atau 100 tahun setelah kemerdekaan Indonesia, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak kurang dari 5% setiap tahun. Selain itu, masyarakat harus menghindari konflik dalam setiap pergantian rezim. Penduduk usia produktif (15-34 tahun) juga memegang peranan dalam mengantarkan Indonesia pada posisi tersebut.

“Pemuda  yang merupakan bagian dari penduduk usia produktif saat memasuki dunia kerja apakah mereka bisa bersaing atau biasa saja, maka di sini diperlukan peran institusi pendidikan untuk menyiapkan para pemuda,” ucapnya.

Menurutnya, Bandung merupakan salah satu contoh kota dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia. Ia menyarankan kepada para pemuda khususnya  wisudawan Unpas agar memanfaatkan peluang ini dengan menjadi seorang wirausahawan, melihat potensi Bandung yang setiap tahunnya dikunjungi sekitar enam juta wisatawan.

“Jadilah seorang wirausahawan karena kan Bandung kota wisata sehingga bisa membantu membangun perekonomian Indonesia,” kata Ridwan.

Ridwan Kamil berharap agar para wisudawan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah di dapatkannya sehingga dapat bermanfaat untuk orang banyak. Ia menambahkan dalam mengaplikasikan ilmu tersebut dibutuhkan inovasi, kolaborasi, dan juga eksperimen.

Wisuda kali ini diikuti sebanyak 1059 wisudawan yang berasal dari program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Kedatangan Ridwan Kamil, selain memberi sambutan tapi juga untuk menemani istrinya  Atalia Praratya yang merupakan wisudawan program magister Ilmu Komunikasi dan berhasil meraih predikat cum laude.

DURROTUL ISTIQOMAH MARDHIYYAH

No Responses

Tinggalkan Balasan