Datangi Pengadilan Tinggi Bandung, ARAP Kawal Proses Banding Kebon Jeruk

Bandung, Jumpaonline – Massa Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP) mendatangi Pengadilan Tinggi Bandung di Jalan Cimuncang 21D pada hari Kamis, 9 November 2017. Aliansi yang terdiri dari masyarakat wilayah Kebon Jeruk, Dago Elos dan Tamansari melakukan aksi sebagai bentuk pengawalan atas proses banding dalam perkara Kebon Jeruk.

Aksi yang dilakukan untuk pertama kali ini diikuti pula oleh mahasiswa dari berbagai kampus, sejumlah advokat dan masyarakat di Kota Bandung. Aksi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang mengalami proses penggusuran. Dengan proses peradilan yang tertutup, massa aksi meminta hakim ketua agar menemui masyarakat.

“Hakim harus melihat keadaan rakyat yang diadili dan bersikap adil, tak menerima suap dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Eva salah satu masyarakat yang tergabung dalam ARAP.

Massa berkumpul di depan Gedung Sate sebelum melakukan aksi. (Biet Herlianto / JUMPAONLINE)

Massa aksi membuat barisan pengamanan di depan Pengadilan Tinggi Bandung. (Muhammad Fauzi / JUMPAONLINE)

Massa aksi menuntut agar Ketua Pengadilan datang menemui mereka. (Biet Herlianto / JUMPAONLINE)

Ridwan Ramli, perwakilan ketua Pengadilan Tinggi Bandung, memberi pandangan atas tuntutan massa aksi. (Biet Herlianto / JUMPAONLINE)

Seusai aksi di Pengadilan Tinggi Bandung, aksi kemudian dilanjutkan ke Gedung Sate. (Biet Herlianto / JUMPAONLINE)

 

Teks : BIET HERLIANTO

Calon Anggota Muda LPM Jumpa

 

No Responses

Tinggalkan Balasan