Seminar Nasional HIMATIKA Unpas, Pendidikan Berkarakter Menuju Indonesia Emas

Erik Sopian, salah satu pemateri dalam seminar nasional Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Unpas sedang menyampaikan materi mengenai Kaum Milenial Bergerak Membangun Bangsa, pada Sabtu, 1 Februari 2020 di Auditorium Kampus II Unpas Tamansari Bandung (Indah Aulia Puspita/JUMPAONLNE)

Tamansari, Jumpaonline – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertemakan “Pendidikan Berkarakter Menuju Indonesia Emas”. Seminar ini dilaksanakan pada Sabtu, 1 Februari 2020 di Auditorium Kampus II Unpas Tamansari dengan tujuan menyiapkan generasi milenial saat menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Asep Suhanggan, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Provinsi Jawa Barat mengatakan, peradaban berubah dari industri menuju digitalisasi. Pendidikan berperan sebagai katalisator dari pembangunan suatu bangsa, tentunya pendidikan harus menempatkan diri pada garda terdepan dalam posisi mengantisipasi, menghadapi, dan menyikapi kondisi yang berkaitan dengan era 4.0.

“Pendidikan harus berada pada garis terdepan karena pendidikan merupakan pendorong pembangunan suatu bangsa yang berubah dari peradaban industi menuju digitalisasi,” ujar Asep

Agung Pardini, menuturkan bahwa, aspek terpenting yang mesti dimiliki seorang sarjana adalah menghasilkan sebuah karya, bukan hanya sekadar menyusuri alur perkuliahan tetapi mampu membuat karya-karya lain yang tidak hanya mengikuti pola perkuliahan.   

“Kita kembali lagi ke konsep falsafah keilmuan itu sendiri, ilmu itu dibuat, dibukakan, dituangkan, dikembangkan, dan diinovasikan dalam rangka memecahkan permasalahan kehidupan,” ujar Agung

Erik Sopian, Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Provinsi Jawa Barat 2019-2020 mengatakan, bahwa rasa malas harus dipecahkan dan singkirkan karena itu yang akan dibalas ketika akan mendapatkan sesuatu setelah menyelesaikan pendidikan. Erik juga membahas tentang bonus demografi di mana jumlah penduduk yang berusia produktif lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk usia tidak produktif.

“Tiga sifat manusia yang melanda saat ini yaitu pertama malas, kedua menunda-nunda dan yang ketiga beralasan,” ujar Erik

Asep, Mahasiswa Universitas Pasundan mengharapkan pendidikan di Indonesia lebih maju dan generasi milenial dapat dimanfaatkan oleh negara. Ia juga berharap generasi milenial memiliki sikap dan moral yang baik agar tidak menjadi beban bagi negara.

“Semoga generasi milenial mengisi waktu luangnya untuk hal-hal yang bermanfaat,” ucap Asep

 

Indah Aulia Puspita & Liri Lerianda

Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

No Responses

Tinggalkan Balasan