Proses Pencarian Pesawat Malaysia Airlanes Masih Dilakukan

Ilustrasi Malaysia Airlines. (Merdeka)

Ilustrasi Malaysia Airlines. (Merdeka)

Malaysia, Jumpaonline – Hilangnya pesawat Malaysia Airlanes pada Sabtu, 8 Maret 2014 masih dalam pencarian banyak pihak. Pesawat jenis Boeing 777 yang mengangkut 239 penumpang itu sedianya akan mendarat di China. Namun setelah tujuh hari, keberadaannya masih misterius.

Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan belum menemukan titik koordinat di mana jatuhnya pesawat itu. Pesawat bernomor penerbangan MH730 diduga hilang di sekitar perairan Oceania dan Laut China Selatan.

Azharuddin Abdul Rahman, Kepala Departemen Penerbangan Malaysia menuturkan akan tetap melakukan proses pencarian. Pihaknya bekerja sama dengan satuan satelit Amerika Serikat.

“Kita belum bisa mengungkapkannya sekarang karena masih dalam tahap investigasi,” katanya seperti dilansir Aljazeera, Sabtu, 15 Maret 2014.

Azharuddin menambahkan tim investigasi pencarian Inggris dan pembuat Boeing akan mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka akan turut membantu mencari hilangnya pesawat Boeing itu.

Tak hanya dari Inggris dan pihak Boeing, Malaysia pun dibantu oleh 115 kapal dan 13 pesawat dari berbagai negara. Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney mengatakan pada Selasa, 11 Maret 2014 tim investigasi mendapatkan informasi baru.

Beberapa negara yang membantu pencarian antara lain, India, China, dan Vietnam. India mengirimkan tiga kapal dan tiga pesawat untuk melakukan pencarian di Laut Andaman. China terus melakukan pencarian selama enam hari terkahir di Laut China Selatan. Sedangkan Vietnam menurunkan tim relawannya di teritorialnya.

AGUNG GUNAWAN SUTRISNA | AL-JAZEERA

No Responses

Tinggalkan Balasan