Pameran Sudut Pandang, Wujud Keresahan Akan Kemanusiaan

Lukisan bertajuk ‘Pembasmian etnis’ dengan media kayu karya Diana Kandiawati. Salah satu lukisan yang ditampilkan dalam pameran Sudut Pandang oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa Tekstil Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung (Serat STTT Bandung) pada Rabu, 14 Agustus 2019 di area reruntuhan Tamansari, Bandung. (Angga Permana S/JUMPAONLINE)

Bandung, JumpaonlineUnit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa Tekstil Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung (Serat STTT Bandung) gelar pameran seni rupa bertajuk Sudut Pandang. Pameran ini merupakan bentuk kritis yang dituangkan melalui karya seni sebagai perwujudan ekspresi keresahan akan kondisi kemanusiaan saat ini. Pameran Sudut Pandang digelar mulai dari 14 – 16 Agustus 2019 di area reruntuhan RW 11 Tamansari, Bandung.

Afaf Tri Widiya, Panitia pameran tersebut menyampaikan, dalam helatan ini UKM Serat memamerkan 32 karya bertemakan kemanusiaan, baik dua maupun tiga dimensi yang dimana karya-karya tersebut merupakan kreasi para anggota UKM Serat.

“Untuk karya di sini dari anggota UKM Seni Rupa Tekstil,” tutur Afaf.

Sementara, pemilihan area reruntuhan RW 11 Tamansari sebagai tempat digelarnya pameran, karena lokasi tersebut dinilai memiliki unsur-unsur kemanusiaan. Seperti dikutip dari Suara.com, proyek pembangunan Rumah Deret yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandung dinilai melanggar HAM karena telah melakukan penggusuran paksa terhadap perkampungan warga Tamansari. Isu inilah yang dianggap memiliki korelasi dengan tema yang diusungnya.

“Karena di sini ada unsur-unsur kemanusiaannya, isu-isu sosialnya,” ucapnya.                   

Afaf menambahkan, diadakannya acara ini diharapkan menjadi ajang kreativitas dan media kritis untuk Anggota UKM Serat. Ia berharap karya menjadikan setiap orang lebih kritis dengan isu-isu di sekitarnya.

“Pameran ini dijadikan media untuk teman-teman lebih kritis,” pungkas Afaf.

 

MUHAMMAD FIRZA SHIDQI

 

No Responses

Tinggalkan Balasan