Orangtua Siswa SMA Menggelar Aksi Demonstrasi di Balai Kota Bandung

Sejumlah orangtua siswa SMA menggelar aksi demo menuntut pembebasan biaya DSP dan SPP di Balai Kota Bandung pada Jumat, 14 Agustus 2014. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)

Sejumlah orangtua siswa SMA menggelar aksi demo menuntut pembebasan biaya DSP dan SPP di Balai Kota Bandung pada Jumat, 14 Agustus 2014. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline –  Puluhan orangtua siswa SMA menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Balai Kota Bandung pada Jumat, 14 Agustus 2014 pukul dua siang. Mereka menuntut janji pemerintah Kota Bandung untuk membebaskan biaya Dana Sumbangan Pembangunan (DSP) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA.

“Kami butuh bukti pemerintah yang akan membebaskan biaya DSP dan SPP,” teriak salah satu demonstran di sela aksi demo pada Elih Sudiapermana, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Sebelumnya telah dilakukan audiensi bersama pada Kamis, 7 Agustus 2014 lalu. Namun karena tuntutan belum dipenuhi maka mereka menggelar aksi demo. Aksi itu akhirnya mendapat perhatian dari Elih.

Setelah satu jam aksi berjalan, akhirnya Elih membuat sebuah surat perjanjian di atas kertas yang ditulis di hadapan seluruh demonstran. Setelah demonstran puas dengan aksinya yang mendapat tanggapan, demo berakhir pada pukul setengah empat sore. Fahmi Umam, mahasiswa FKIP PPKN Unpas mengatakan akan menggelar aksi yang lebih besar lagi jika tuntutan seluruh demonstran belum terpenuhi.

“Kami tidak akan berhenti sampai tuntutan kami dipenuhi,” kata Fahmi.

SUDURY SEPTA MARDIAH

No Responses

Tinggalkan Balasan