Menumbuhkan Jiwa Industri Kreatif Generasi Milenial

Rizky Arief selaku CEO NAH Project (kedua dari kiri) menyampaikan materi mengenai ”Tantangan Anak Muda dalam Mengahadapi Usaha Awal” di XXI Cihampelas Walk Bandung pada sabtu, 27 September 2018. (James Tandibua Bendon/JUMPAONLINE)

 

Cihampelas, JumpaonlineMillennials Festival (Mefest.id) menyelenggarakan acara yang bernama Talks dengan Tema “Kreasi Kita Untuk Indonesia”. Tujuan diadakan acara untuk menumbuh-kembangkan jiwa industri kreatif pada generasi milenial. Adapun acara yang bertempat di XXI Cihampelas Walk Bandung pada Sabtu, 27 Oktober 2018.

Pada saat pemaparannya sebagai pemateri, Rizky Arief  menjelaskan bahwa untuk memulai sebuah usaha, modal bukan menjadi alasan utama. Melainkan keberanian menjadi awal untuk berbisnis sebagai pengusaha baru.

“Untuk zaman sekarang ini era yang inklusif sudah tidak relevan lagi soal modal. Karena sekarang yang dibutuhkan adalah keberanian, knowledge, Networking dan peluang untuk melihat industri bisnis,” jelas Rizky.

Begitu pentingnya peran industri kreatif dalam menggerakkan roda ekonomi, juga tampak ketika pemerintahan dibawah kepemimpinan Joko Widodo membentuk Badan Ekonomi Kreatif pada tahun 2015. Serta adanya program KUR (Kredit Usaha Rakyat)  yang menjadi penunjang bagi pengusaha baru.

Adapun Novita, selaku ketua pelaksana, menuturkan bahwa optimisme, semangat baru dan kreativitas mejadi salah satu penggerak ekonomi daerah untuk berkontribusi nyata demi kemajuan bangsa.

“Semoga peserta mendapatkan pengalaman baru dalam memahami kondisi negara. Kami ingin anak muda yang datang ke acara ini mendapatkan optimisme dan semangat baru dalam dunia industri kreatif,” kata Novita.

Syifa, peserta Millenial Festival, mengatakan bahwa dengan adanya acara ini dapat menambah ilmu dan tau caranya ikut serta dalam industri kreatif Indonesia.

“Saya berharap sebagai mahasiswa terus berkarya dan menumbuhkan semangat baru,” ujar Syifa.

James Tandibua Bendon

Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

No Responses

Tinggalkan Balasan