Penculikan dan Pembunuhan Massal oleh Boko Haram

Orang tua korban penculikan oleh Boko Haram melakukan unjuk rasa. (ePakistan News)

Orang tua korban penculikan oleh Boko Haram melakukan unjuk rasa. (ePakistan News)

Nigeria, Jumpaonline – Militan Boko Haram melakukan serangan dan pembunuhan massal yang terjadi di Gamboru Ngala, Nigeria pada Rabu, 7 Mei 2014. Sedikitnya 150 orang tewas dan beberapa di antaranya dibakar hidup-hidup. Serangan terjadi ketika polisi sedang berusaha menemukan siswi yang hilang di kawasan itu. Polisi menawarkan sejumlah uang untuk mendapatkan informasi mengenai 200 siswi yang disandera pada 14 April lalu.

Aksi Boko Haram menuai kecaman Internasional. Pemerintah Inggris dan Perancis mengumumkan akan mengirim tim ahli untuk membantu pencarian siswi yang diculik. Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan mengatakan, China juga menawarkan bantuannya.

Seorang Juru Bicara Pentagon menuturkan Pemerintah Amerika Serikat hanya mengirimkan personel ke Nigeria untuk memberi saran dan penilaian. Selain itu, Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama memberikan dukungan moral dengan mencuit fotonya memegang sebuah tulisan #BringOurGirlsBack.

Kami berdoa untuk gadis Nigeria yang hilang dan keluarganya,” ucap Michelle.

Militan Boko Haram melakukan serangan dengan menyebut nama Allah, hal tersebut mengundang reaksi pemuka Islam dunia. Mohammed Mokhtar Gomaa, Menteri Agama Mesir mengatakan, tindakan Boko Haram tidak ada kaitannya dengan Islam.

“Tindakan Boko Haram adalah murni terorisme, terutama penculikan siswi,” ujarnya.

SASTIKA DEWI KABALMAY | CNN | VOA

No Responses

Tinggalkan Balasan