Sepak Terjang BEM Universitas Pasundan | Buletin Pelma #47 (2012)

Buletin Pelma edisi 47

Buletin Pelma edisi 47

Adakah BEM di Kampus Kami?

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasundan (Unpas) sebagai lembaga kemahasiswaan tingkat universitas mempunyai peranan sebagai fasilitator bagi seluruh mahasiswa. Baik dalam menyalurkan aspirasi, maupun menyelesaikan masalah yang muncul.

Selain itu, BEM Unpas mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pencerahan atau pengembangan dalam bidang penalaran, seperti seminar dan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM). Namun koordinasi yang dilakukan oleh BEM Unpas dengan kelembagaan lainnya di universitas tidak berjalan dengan baik.

Hal tersebut karena tidak adanya garis struktural yang jelas. Jika demikian adanya, bagaimana BEM Unpas bisa merangkul semua kalangan, terutama mahasiswa jika koordinasi antara lembaga pun tidak berjalan dengan baik? Kurangnya kegiatan yang diselenggarakan BEM Unpas dalam tatanan internal kampus menyebabkan ‘gaungnya’ tidak terdengar di lingkungan kampus. Walaupun tidak dapat dimungkiri di kancah eksternal BEM Unpas telah memperlihatkan eksistensinya.

Pada edisi kali ini, Pelma melakukan polling kepada 743 mahasiswa Unpas terkait BEM Unpas. Dari presentase terbesar polling tersebut hasilnya menyebutkan, 86 persen tidak mengetahui keberadaan BEM Unpas, 78 persen tidak mengetahui akan kinerja BEM Unpas, dan 80 persen tidak merasakan akan manfaat dari kinerja tersebut.

Di samping itu, diharapkan koordinasi dengan kelembagaan pada tiap fakultasnya dapat tetap terjaga, agar aspirasi dan masalah mahasiswa yang ditampung oleh kelembagaan tingkat fakultas yang berhubungan dengan universitas bisa diselesaikan dengan baik oleh BEM.

Bukankah fungsi BEM sebagai penyambung lidah mahasiswa dengan pihak rektorat?

Redaksi

Baca versi lengkapnya di bawah ini.

 


 

Unduh versi lengkap Buletin Pelma edisi 47 di sini.