Ilustrasi stop kekerasan seksual di lingkungan kampus (credit. freepik.com)

Kampusiana, Jumpaonline ­ Ketua Studi Wanita Unpas, Mulyaningrum, menanyakan kepastian pembentukan satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) kepada Wakil Rektor (Warek) III Unpas. Pasalnya, sejak setahun lalu ia sudah memiliki niat untuk membentuk satgas, akan tetapi terhalang karena tidak memiliki kewenangan.

Itu keputusan dari atas (Warek III -red), kita mematuhi saja apa pun itu. Kita akan bekerja sesuai dengan amanahnya,” tutur Mulyaningrum saat ditemui tim Jumpaonline pada Kamis, 18 Juli 2022.

Deden mengklarifikasi, padatnya program kerja kampus yang tak terhindarkan, membuat perencanaan pembentukan satgas akan dilakukan setelah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Tujuannya agar pembentukannya berfungsi dengan maksimal.

“Tidak boleh dibentuk tapi ‘Tukcing’ dibentuk cicing (diam -red) karena kita ingin satgas ini permanen dan betul-betul bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

Kedudukan hukum terkait pembentukan satgas memang sudah ada. Ia telah berdiskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unpas, tetapi pembentukannya harus memiliki dukungan dari berbagai pihak.  

“Ini harus ada focus group discussion. Kita kampus, lo, harus berbicara secara akademis. Mengingat, menimbang, sebelum memutuskan. Ada tujuannya untuk dibentuk, tidak ujug-ujug,” kata Deden.

Pembina dan kepala strategis BEM itu mengemukakan, ia akan bertemu kembali dengan Mulyaningrum untuk membicarakan pembentukan satgas. Kemudian saling berbagi ide perihal hal tersebut.

“Warek III pasti akan mendorong pembentukan satgas ini,” pungkasnya.

SIFA AINI ALFIYYAH 

Editor: R.SABILA FAZA RIANA 

3 thoughts on “Usai PKKMB, Unpas Berencana Bentuk Satgas PPKS”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *