Tangkapan layar M. Tirta Mulia dan Moch. Ilham Anugrah, Dosen Program Studi Teknik Informatika saat memberikan informasi mengenai pelaksanaan hybrid trial praktikum mahasiswa Teknik Infomatika yang telah dilaksanakan September lalu, melalui Zoom Meeting pada Kamis, 7 Oktober 2021. (Hana Sahira Nazwa/ JUMPAONLINE)

Kampusiana, JumpaonlineRencana pelaksanaan praktikum mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pasundan (Unpas), Program Studi Teknik Informatika trial hybrid atau pelaksanaan praktikum secara online dan offline yang dilaksanakan September lalu. M. Tirta Mulia dan Moch. Ilham Anugrah Dosen Program Studi Teknik Informatika memberikan informasi mengenai bagaimana pelaksanaan praktikum yang akan dilakukan mahasiswa disaat pandemi melalui Zoom Meeting pada Kamis, 7 Oktober 2021.

Unpas belum mengeluarkan kebijakan mengenai perkuliahan tatap muka, yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Jawa Barat. Pelaksanaan praktikum yang seharusnya berjalan dengan efektif memakai ruang laboratorium, kini terpaksa dilakukan secara daring, hal ini sedikit mempersulit beberapa mahasiswa dan dosen.

“Prodi Teknik Informatika sudah mempersiapkan kemungkinan untuk melakukan praktikum secara hybrid. Kita sudah menyiapkan komputer yang akan digunakan untuk host dan juga mahasiswa, lalu ada kamera yang nantinya akan digunakan untuk mengontrol mahasiswa saat sedang praktek,” ujar Tirta.

Adanya rencana praktikum hybrid, kampus telah memberikan syarat khusus untuk mahasiswa teknik yang akan mengikuti praktikum sesuai dengan aturan pemerintah mengenai pelaksanaan kuliah tatap muka di tahun ini, dan syarat ini sudah diterapkan saat hybrid yang dilaksanakan sebelumnya.

“Syarat khusus bagi mahasiswa teknik yang mengikuti praktikum ini yaitu mahasiswa berdomisili di Bandung, sudah vaksin dan bersedia datang ke kampus. Seperti yang kita lakukan saat hybrid trial, mahasiswa yang datang kemarin sekitar lima orang dan sudah sesuai dengan aturan maupun syarat yang ditetapkan,” jelas Tirta.

Perubahan kurikulum membuat beberapa aturan dan pelaksanaanya berbeda dari tahun sebelumnya, dan keefektifan praktikum ini sedikit berkurang karena banyaknya kendala yang dihadapi mahasiswa maupun dosen.

“Kita perlu membandingkan terlebih dahulu bagaimana kesiapan dari fakultas lain mengenai hybrid ini, namun jika dari fakultas teknik tetap kurang efektif bila praktikum dikerjakan di rumah atau melalui daring, karena banyaknya kendala pada jaringan dan lainnya,” tukas Ilham.

 

HANA SAHIRA NAZWA & HUSNA NAIMAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *