Tangkapan layar Chichi Boediman (atas), moderator, Berto Tukan (bawah kiri), Sastrawan, Hasan Aspahani (kanan bawah), Sastrawan asal Institut Pertanian Bogor (IPB), saat berlangsungnya  sharing dan diskusi bertajuk Sastra, Puisi dan Kesehatan Tubuh, Jiwa pada Minggu, 27 Juni 2021 yang diselenggarakan oleh Festival Hujan Bulan Juni 2021 melalui Instagram Live. (Virgiany Angel Kristie/JUMPAONLINE).

Nasional, Jumpaonline – Festival Hujan Bulan Juni 2021 menyelenggarakan kegiatan sharing dan diskusi bertajuk “Sastra, Puisi dan Kesehatan Tubuh, Jiwa” secara daring melalui Instagram Live pada Minggu, 27 Juni 2021. Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka merayakan karya sastra puisi sebagai vitamin jiwa pada masa pandemi.

Berto Tukan, penikmat sastra serta Sastrawan yang turut hadir sebagai pembicara berpendapat, pandemi membuatnya tidak masalah untuk bekerja dari rumah. Menurutnya, membaca puisi membuat kita dapat melihat dunia luar walaupun hanya berdiam diri di rumah. Berto juga menyarankan, agar kita dapat memanfaatkan masa pandemi untuk membaca.

“Puisi membuat kita menjadi biasa aja dalam menghadapi keadaan pandemi ini karena membaca membuat kita tidak berdiam diri di rumah tetapi bisa ke mana saja,” tutur Berto.

Sementara itu, Hasan Aspahani, Sastrawan asal IPB ini mengatakan, puisi telah menyelamatkan hidupnya dua kali, pertama karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskannya melihat foto sadis dan cabul, dan kedua karena masa pandemi ini. Hasan juga berpendapat puisi dapat mendetox pikiran kotornya agar tetap jernih.

“Ya puisi telah menyelamatkan saya dua kali, pada saat ini semua orang menghadapi ketidak pastian, dan kita terkurung secara fisik tapi secara pikiran kita ngga, sekarang kecemasan yang dihadapi adalah kita tau apa yang terjadi di luar namun apakah hal tersebut akan terjadi pada kita?,” tutur Hasan.

Selain itu, Hasan berkeinginan menulis sastra tentang pandemi ini, namun karena skala pandemi yang  terlalu besar membuat Hasan belum bisa menulis tentang Covid untuk saat ini.

“Kondisi sekarang harus dipahami dan diinternalsasi dan direnungkan, baru nantinya saya akan menulis sastra yang dapat memuaskan hati saya,” pungkas Hasan.

 

 

VIRGIANY ANGEL KRISTIE

Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *