Potret Nitra, pemilik toko buku Pagaruyung sedang membereskan tumpukan buku di Jalan Palasari No.18, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung ketika pada Kamis, 10 Juni 2021. (Rizal Fauzan/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Sepi pengunjung, itulah suasana pasar buku yang terletak di jalan Palasari, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung yang terlihat pada Kamis, 10 Juni 2021. Nitra, pemilik toko buku Pagaruyung menyampaikan bahwa konsumen buku sekarang lebih memilih membeli buku secara online. Selain karena perkembangan zaman, pandemi Covid-19 yang menjadi faktor penghalang utama orang datang langsung ke pasar untuk membeli buku.

 “Sekarang keaadaan ekonomi sedang sulit, jujur saja. Untuk penghasilan dari menjual buku saja jika saya harus ucapkan, sedih yang ada. Pandemi Covid-19 ini membuat penjualan dan penghasilan saya menurun drastis sekali,” kata Nitra

Toko buku Pagaruyung sudah buka sejak 36 tahun yang lalu. Pembeli yang datang ke toko Pagaruyung sangat variatif, mulai dari Paud sampai Perguruan Tinggi. Hampir segala jenis buku ada di sini. Namun, sayangnya toko buku Pagaruyung ini belum menggunakan metode menjual buku secara online. Kini, ia hanya mengandalkan konsumen langganannya untuk membeli buku di tokonya.

Kalo saya sendiri tidak menjual di online, ya paling ada yang pesan lewat Whatsapp lalu saya antar ke rumah pembeli atau dia yang mengambil buku ke sini,” kata Nitra.

Bian, mahasiswa STIE Ekuitas mengungkapkan sering berkunjung ke pasar buku Palasari untuk membeli buku. Teman-temannya yang merekomendasikan jika mencari buku datang saja ke pasar Palasari, karena di pasar ini lengkap hampir semua buku ada. Mulai dari buku bekas hingga buku baru.

“Menurut saya, efektivitas cara membeli buku secara langsung atau online, tergantung kepada setiap pembeli dan kebutuhannya juga. Jika memang butuh secepatnya, lebih baik datang saja langsung ke Palasari. Tetapi, jika punya waktu senggang misal, dan jika buku yang dicari ada di online store, lebih baik membelinya secara online. Tinggal pesan lewat aplikasi, dan menunggu di rumah hingga buku datang,” pungkas Bian,

 

MUHAMMAD RIZAL FAUZAN

Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *