Potret Deden Ramdan, Wakil Rektor III Universitas Pasundan (Unpas) saat diwawancarai mengenai pembagian jas almamater sambil memegang piagam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru sebagai bukti jika mahasiswa telah mengambil jas almamater, di ruang Wakil Rektor III, Kampus II Unpas Taman Sari pada Selasa, 23 Februari 2021.
(Rizal Fauzan/JUMPAONLINE)

Bandung, Jumpaonline – Setelah menunggu cukup lama kejelasan dari pendistribusian jas almamater yang disebabkan pandemi Covid-19, akhirnya mahasiswa angkatan 2020 sudah bisa mengambil jas almamater mulai tanggal 22 Februari 2021, di Gedung Kampus II Universitas Pasundan (Unpas). Pendistribusian jas almamater tersebut, menurut Deden Ramdan, memiliki permasalahan di mekanisme penyaluran dan penerapan protokol kesehatan saat pembagian, yang dikhawatirkan mendapat stigma negatif sebagai kampus tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi oleh satgas Covid-19.

“Sebenarnya, jas almamater sudah tersedia sejak ospek. Tetapi, kita tidak ada mekanisme pendistribusian jas almamater ke rumah masing-masing mahasiswa, melihat dari segi finance, budget dan sebagainya. Mengingat protokol kesehatan juga sangat ketat, maka terjadi keterlambatan,” jelas Deden Ramdan, Wakil Rektor III Unpas saat ditemui secara langsung di ruang kerjanya.

Selain itu, Deden Ramdan menekankan agar para mahasiswa baru yakin terhadap haknya untuk mendapatkan jas almamater, karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab biro kampus. Deden juga menargetkan pada Maret ini, jas almamater sudah terdistribusikan secara keseluruhan.

“Saya menginstruksikan kepada Wakil Dekan III untuk mengkomunikasikan dan menginformasikan kepada mahasiswa di masing-masing fakultas terkait pembagian jas almamater kepada Pimpinan Prodi dan Lembaga Kemahasiswaannya,” tambah Deden.

Hasna Sofia, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengungkapkan, informasi tentang pembagian jas almamater ini sudah ia ketahui dari pihak kampus dan beberapa Lembaga Kampus, seperti Unit Kegiatan Mahasiswa dan Himpunan prodinya.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada informasi untuk pengambilan jas almamater. Selain itu, saya lebih yakin sudah legal menjadi mahasiswa unpas karena sudah ada identitas diri, yaitu jas almamater,” ujar Hasna, saat ditemui secara langsung di Kampus II Unpas Taman Sari.

 

RIZAL FAUZAN
Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *