Presentasi Sosialisasi Program Kampus Mengajar.
Sumber: Laman web KampusMerdeka.

 

Bandung, Jumpaonline – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar program Kampus Mengajar pada tahun ini. Program yang ditujukan bagi mahasiswa jenjang sarjana tersebut, seperti dalam publikasi resmi Kemendikbud, bertujuan membuka kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui aktivitas di luar perkuliahan. Hal serupa juga disampaikan Uus Toharudin, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan. Ia menyebutkan program ini akan menjadi bekal untuk para mahasiswa kelak terjun langsung dalam dunia kerja.

Menurut Uus, dengan adanya program ini, mahasiswa FKIP Unpas dapat meningkatkan kemampuan mengajar. Sebab, tutur Uus, selain memenuhi persyaratan, pendaftar juga harus siap secara materi, metode, dan kemapuan merancang pembelajaran untuk bisa diterapkan dalam program Kampus Mengajar.

“Saya kira itu suatu harapan yang realistis, ya, bahwa ilmu itu harus bermanfaat bagi dirinya [mahasiswa] dan bagi yang lain sesuai dengan visi kita,” kata Uus saat dihubungi via telepon WhatsApp.

Di samping itu, Uus mengatakan, Unpas juga telah menyiapkan dosen pembimbing lapangan yang akan mendampingi mahasiswa saat pelaksanaan program Kampus Mengajar ini. Seperti dijelaskan dalam publikasi resmi Kemendikbud, dosen berperan melaksanakan sesi pendampingan dengan mahasiswa bimbingan berupa komunikasi, sharing session, serta penilaian.

“Dosen yang akan menjadi pembimbing mahasiswa tentu merupakan dosen yang telah direkomendasikan dekan,” jelas Uus.

Program yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa program studi di Unpas ini nantinya akan menempatkan mahasiswa di Sekolah-sekolah Dasar untuk membantu proses belajar mengajar. Mahasiswa yang mendaftarkan diri akan diseleksi sesuai ketentuan yang ditetapkan.

 

HUSNA NAIMAH
Calon Anggota Muda LPM ‘Jumpa’ Unpas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *