(dakwatuna.com)
(dakwatuna.com)

Lengkong, Jumpaonline– Dikti melayangkan surat peringatan pada FISIP Unpas untuk memperbaiki rasio mahasiswa di dalam kelas sebanyak 1:45. Pasalnya jumlah mahasiswa yang melebihi kuota membuat hal itu sulit terealisasikan. Saat ini jumlah mahasiswa dalam satu kelas lebih dari 60 orang. Akhir tahun ini jumlah rasio mahasiswa di kelas harus sesuai dengan peraturan atau diberikan sanksi pembekuan prodi.

Menurut Heri Erlangga, Wakil Dekan I FISIP,jumlah dosen akan diperbanyak untuk mengatasi hal itu. Penerimaan dosen sedang dilaksanakan saat ini hingga akhir tahun secara bertahap. Hal ini diimbangi juga dengan kelulusanmahasiswannya yang lancar.

“Mahasiswa harus lulus tepat waktu agar nisbah berjalan baik dan recruitmentdosen sekitar 26 orang,” ucap Herisaat ditemuiJumpaonline pada Jumat, 7 November 2015

Hal ini menimbulkan berbagai keluhan dari mahasiswa . Salah satunya Naufal, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2014, merasa tidak nyaman dengan banyaknya mahasiswa dikelas.

“Jumlah mahasiswa di kelas ada 50 orang, hal ini menyebabkan kurang kondusif dan tidak ada kenyamanan saat materi disampaikan,” ujar Naufal

Hal senada dikatakan oleh Putri, mahasiswa FISIP Administrasi Negara angkatan 2013. Menurutnya keadaan tersebut membuat kelas tidak nyaman dan mahasiswa tidak konsen saat proses belajar mengajar.

HANNA KHAIRUNNISA | SALMA NURUL AFIFAH ISKANDAR

Anggota Muda LPM Jumpa