Gerbang Unpas Tamansari seketika ditutup untuk memisahkan HMI dengan mahasiswa Unpas. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)
Gerbang Unpas Tamansari seketika ditutup untuk memisahkan HMI dengan mahasiswa Unpas. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)

Tamansari, jumpaonline  – Senin malam 10 November 2014, kampus Unpas Tamansari mendadak ramai ketika anggota polisi memasuki kampus dan bertindak brutal. Polisi tersebut menendang salah satu sepeda motor yang terparkir di depan pos satpam dan memukul salah satu anggota viking Unpas yang sedang duduk bersama teman – temannya. Sesuai yang di ungkapkan oleh Boy salah satu anggota viking yang menyaksikan keberingasan polisi.

“Tadi polisi masuk kesini (kampus), terus berpencar terbagi tiga, ada yang lari ke sana (sembari menujuk ke arah papan panjat), ke arah plaza Fakultas Ekonomi, dan menunjuk ke arah kita yang lagi nongkrong, lalu sesudah itu menendang motor,” Tutur Boy.

Selain menendang motor, anggota polisi tersebut memukul salah satu mahasiswa Unpas yang sedang duduk di sekitar papan panjat bersama teman – temannya. Hal ini pun di dituturkan oleh Boy teman dari korban salah sasaran polisi. Hal ini terjadi ketika polisi mengejar para pendemo yang berasal dari organisasi mahasiswa luar kampus. Mereka melakukan demo karena menentang rencana pemerintah menaikan harga BBM.

Taruna Prima Rahardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *