Rhamdani, pembicara dalam ESQ yang diadakan oleh Unpas saat pelaksanaan OPMB. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)
Rhamdani, pembicara dalam ESQ yang diadakan oleh Unpas saat pelaksanaan OPMB. (Sudury Septa Mardiah/JUMPAONLINE)

Sabuga, Jumpaonline – Sembilan mahasiswa baru pingsan saat ESQ berlangsung sekitar pukul 9 pagi secara serempak. Hilman Firmansyah yang telah bertahun-tahun menjadi Koordinator Medis OPMB Universitas mengatakan, ESQ tahun ini cukup berhasil menggugah emosi seseorang. Bahkan prediksi Hilman, jumlah mahasiswa yang pingsan saat OPMB ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Baru pernah ada yang pingsan sebanyak itu saat ESQ berlangsung, ini masih pagi,” kata Hilman pada Jumpaonline Selasa, 2 September 2014.

Lebih lanjut Hilman menjelaskan, sebelumnya mahasiswa baru histeris kemudian pingsan saat ESQ karena mengingat masalah pribadi atau yang telah kehilangan orangtuanya.

“Ada yang tadi siuman, tapi lanjut nangis lagi, kami biarkan saja, karena itu masalah kejiwaan,” ucapnya kepada Jumpaonline.

Amirul Filmaini, salah satu mahasiswa baru mengatakan maklum dengan pingsan masal yang berlangsung pagi tadi. Amirul juga menuturkan cukup terbawa emosi saat ESQ berlangsung.

“Saya ingat orang tua yang jauh di lampung, saya juga nangis tadi tapi tidak sampai pingsan,” ucap Amirul, mahasiswa jurusan Teknik Industri.

ESQ telah diadakan oleh Unpas beberapa tahun belakangan ini. Seminar ESQ diadakan untuk menjadikan mahasiswa baru lebih dewasa dalam menjalani kehidupan.

SASTIKA DEWI KABALMAY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *