Pihak FKIP Unpas sedang melakukan dialog bersama mahasiswa di gedung FKIP pada Kamis, 19 Juni 2014. (Nabila Ghina Fadhila/JUMPAONLINE)
Pihak FKIP Unpas sedang melakukan dialog bersama mahasiswa di gedung FKIP pada Kamis, 19 Juni 2014. (Nabila Ghina Fadhila/JUMPAONLINE)

Tamansari, Jumpaonline Keputusan menghapus kebijakan pembayaran 65 persen pada semester sembilan nol SKS yang belum pasti membuat Dekan FKIP Unpas, Dadang Mulyana memberikan janji pada mahasiswa. Dadang berjanji akan mengembalikan uang mahasiswa yang telah dibayarkan apabila tuntutan kebijakan 65 persen dihapuskan atau dikurangi. Dadang memberikan jaminan tersebut karena dikhawatirkan keputusan mengenai tuntutan mahasiswa belum mendapat kepastian sampai 30 Juni 2014 mendatang.

Dadang akan mengupayakan untuk menghilangkan kebijakan pembayaran 65 persen pada semester sembilan yang nol SKS. Namun jika kebijakan itu akan dihilangkan, akan ada kebijakan baru yang mengantikan kebijakan tersebut. Hal itu sempat menuai protes dari mahasiswa karena merasa keberatan dengan keputusan itu.

“Saya akan mengupayakan menghapus kebijakan itu dan akan menggantinya dengan kebijakan lain,” ucap Dadang di sela dialog pada Kamis, 19 Juni 2014.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa memberikan tiga pilihan untuk menyelesaikan tuntutannya tersebut. Pertama kebijakan pembayaran 65 persen pada semester sembilan nol SKS dihapuskan, kedua jika memang tidak dihapuskan ada masa perpanjangan waktu membayar sampai September 2014, dan ketiga biaya yang dibayarkan adalah 65 persen dari satu semester bukan per tahun.

Pihak fakultas bersama lembaga kemahasiswaan akan mengulas empat tuntutan yang diajukan mahasiswa. Keputusan akan disampaikan kepada mahasiswa lewat Wakil Dekan III, Aziz Lukman Praja dan lembaga kemahasiswaan selambat-lambatnya dua minggu ke depan. (Baca: Dekan FKIP Menunda Keputusan Dua Minggu Lagi).

SUDURY SEPTA MARDIAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *